Sabtu, 28 Desember 2013

Tahu Separatis..

Dsc02062

Jenis tahu ini banyak menjadi menu utama gorengan di Warung Indonesia (sebutan untuk Restoran Indonesia)  di Korea di samping tempe goreng tentu saja.  Soal harga termasuk mahal walaupun bahannya banyak ditemui di sini, tidak seperti tempe yang dijual ditempat tertentu saja. Per 3 bijinya biasanya  dihargai 2.000 Won, sekira 20rebu Ripis.
Lebih umum dikenal dengan Tahu isi walopun kadang isinya tahu juga. Tapi di kampung sayah jenis tahu ini  biasa disebut tahu berontak, oleh sebab itu tentu saja boleh di sebut sebagai tahu separatis.  Jadi termasuk makanan yang  berbahaya sebab berada di kelas Subversif....halah.

Selasa, 24 Desember 2013

Selamat Natal....


Karena hanya dengan nafsun Mutmainahlah yang bisa di perkenankan ke dalam jannah-Nya (Al-Fajr: 27-30). Banyak jalan untuk menuju Nafsun Mutmainah, termasuk dari cerita tentang penyaliban Nabi Isa as. yang juga diceritakan dalam Al-qur'an. 

Tancapkan duri di kepala, agar bersih pikiran kita. 
Ikat dan paku kedua tangan, agar bersih perilaku kita. 
Ikat dan paku kedua kaki, agar bersih langkah hidup kita. 

Maka hakekat penyaliban Yesus si nabi Isa.As adalah pengekangan hawa nafsu yg biasa kita lakukan terutama di bulan Ramadhan. Dan pengekangan hawa nafsu adalah sang juru selamat itu sendiri.

SELAMAT HARI NATAL bagi kawan yang merayakan, menuju jiwa yang suci, dan fitrah......

Jumat, 20 Desember 2013

Jual Es Sirop



Musim dingin dengan kerjaan yang ngga ada habisnya. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya musim dingin berarti saatnya tidur panjang, hibernasi sebab biasanya sepi kerjaan. Dengan suhu dibawah nol bekerja 12 jam sehari itu memang harus di syukuri (sukooor....sukooooor). Dan memang benar-benar harus disyukuri sebab nilai dollar yang sedang bagus-bagusnya. 

Dingin, lembur, dan dollar lah yeng memacetkan ide menulisku...

Selasa, 15 Oktober 2013

Ada tamu..


Setelah 20 tahun tidak pernah bertemu. Setelah pertemuan tidak sengaja di dunia blog. Akhirnya hari ini beliaunya sudi memampirkan diri ke rumah. Ternyata memang sudah tua .....

Rabu, 09 Oktober 2013

Pulang


Bulan Januari 2013 kemaren untuk pertama kalinya sejak meninggalkan tanah air dua tahun lebih, sayah benar-benar merasakan yang namanya pulang. Menahan rindu sekian lama akhirnya memberanikan diri minta ijin untuk pulang. Awalnya tidak kasih ijin oleh kepala pabrik panci, tapi sayah nekat saja menemui boss besar yang kebetulan ngantornya di pabrik satunya yang sudah beda kota. Alhamdulilah langsung diiyakan saja. Kepala pabrik panci sayah memang agak-agak keparat basah. Satu alasan saking kepenginnya pulang adalah ingin sekali ketemu dengan anak bungsu sayah yang kembar, maklum sejak lahir sayah belum pernah bertemu. Dulu waktu sayah berangkat usia kandungan istri sayah baru memasuki bulan ke tujuh.



Kekhawatiran yang lain sebagai alasan pulang adalah mulainya si kembar memanggil Oom saat ibunya menunjukkan foto sayah atau gambar sayah saat video chat. Tapi ternyata kekawatiran sayah menjadi orang asing bagi anak sayah sendiri sirna begitu ketemu si kembar, cuma butuh setengah hari saja mereka berdua sudah lengket dengan sayah, dan satu lagi mereka sudah memanggil sayah dengan kata..ayaaah!. Sungguh melegakan.

Kesan yang lain saat pulang adalah saat turun di Denpasar Bali, ternyata Endonesyah itu panas sekali ya? Baru tahu sayah kalo ternyata Endonesyah itu panas....fiuh.

Dan hari ini, tgl 10 Oktober 2013 sayah akan pulang lagi, ya lagi....do'akan semoga lancar dalam perjalanan...


Jangan naik ini yah!







Selasa, 08 Oktober 2013

Vending Machine




Mesin jual otomatis ini cukup membantu sayah kalo pas lagi jalan-jalan, selain mengurangi beban tas sebab gak oerlu lagi bawa bekal minuman juga vending machine berguna untuk mengurangi simpanan uang receh yang udah penuh di saku. Memang sebagian sayah masukin celengan terutama yang pecahan 500 won tapi yang pecahan 100 won ke bawah biasanya sayah menukarkan dengan sebotol minuman di vending machine ini.

Di sini vending machine nggak melulu menjual minuman, biasanya jenisnya tergantung tempatnya. Kalo yang dekat-dekat WC umum gak jauh-jauh yang dijual mulai dari tissue basah sampai kondom. Kalo yang dekat-dekat ruang tunggu biasanya ya minuman baik dingin maupun hangat, juga snack dan ada juga buah terutama pisang. Beberapa kali malah menemukan vending machine yang menjual buku, iyah buku tapi sayangnya pake bahasa Korea meski pake bahasa Krama Enggeris pun belum tentu saya beli........

Baiklah, mungkin gambar yang di atas kurang jelas sebab terhalang oleh sesuatu. Entah mengapa sesuatu itu sering menghalangi sayah dalam pengambilan photo, maka sayah coba lampirkan gambar yang lain...


Panas Dingin


Gak ada Bhs. Jawa Ngapak-nya



Senin, 07 Oktober 2013

Wind Power


Korea termasuk salah satu negara yang miskin sumber daya alam maupun sumber energi. Untuk mengatasi masalah energi salah satunya dengan memanfaatkan tenaga angin. Tercatat ada 45 wind farms yang tersebar di berbagai tempat dengan dari yang mulai hanya 1 turbin saja sampai yang paling banyak 49 turbin. Yang paling banyak adalah di Propinsi Gangwon dengan 49 turbin itu, selain juga dengan pemandangan yang indah. Daerah ini biasa disebut dengan Bukit Angin dengan ketinggian 855 M diatas permukaan laut.

Baiklah selanjutnya biar gambar saja yang bercerita. Lalu...apa kabar Endonesyah?




Pemandangan yang Indah bukan?



Camera : Galaxy Note, Auto



Minggu, 06 Oktober 2013

Musim Penuh Warna






Angin utara yang konon dari Siberia mulai bertiup, dingin mulai terasa. Dan itu artinya musim gugur sudah tiba. Belum begitu dingin memang masih kisaran 9 derajat di pagi hari dan siang 21 derajat celcius. Tapi sudah memaksa pakai selimut kalo tidur malam.

Tapi ada yang sayah suka saat  musim gugur, alamnya menjadi begitu berwarna. Satu keindahan yang tak terkira dari sang Pencipta.

Camera:  Note, auto

Jumat, 04 Oktober 2013


Satoe bangoenan van Kota Tjilatjap peninggalan itoe pemerentah Oost-Indie. Satoe tempat iang dinamakeun dengan De Societet. Moengkin inieh sematjem kloeb tempat itoe berkoempoelnjah para londo Koempeni iang bermoekim di Tjilatjap. Satoe bangoenan besar tempat para londo en nonie berpesta di tijap-tijap  achier pekan.

Inieh foto diambil pada tempoh arie mingsieh pagi itoe poen. Nampak  bajangan besar pohon Kenari di seberang djalan iang pandjang en tjondong ke arah barat. Nampak poela bangoenan iang mingsieh sepi, moengkin sahadja oknuum tjenteng pendjaganjah mingsieh terlelap tidoer. Di belakangnjah nampak poelaoe Noesakambangan terlihat jelas menambah elok sahadja soesana di sana. Ada poela itoe lampoe van minjak iang menggantoeng di djalan. Djikalaw arie soedah moelai gelap, seorang petoegas soedah sijap menoeroenkan lampoe ontoek menjalakanjah, sesekali djoega dengan menambah minjaknjah. Inieh foto diambil sekitaran tahoen 1908, brarti inieh bangoenan soedah beroemoer tigapoeloeh ampat tahoen tempoh bangoenan inieh di potrek, djikalaw toelisan di pagar depan itoeh meroepakeun tahoen berdirinjah inieh bangoenan.

gambar van KITLV




Kamis, 03 Oktober 2013

Sungnyemun(숭례문)


Sungyemun (숭례문) berarti Gerbang Upacara Agung, memang dulu kala selain sebagai pintu masuk utama kota Hanyang -nama lama dari kota Seoul-, gerbang ini juga sebagai tempat upacara kerajaan terutama upacara penyambutan tamu-tamu kerajaan. Sebenarnya ada tiga gerbang utama masuk kota Seoul pada jaman dahulu Namdaemun (남대문), Dongdaemun (동대문) dan Seodaemun (서대문) tapi yang tersisa tinggal Namdaemun dan Dongdaemun saja. Daemun artinya Gerbang besar, Nam=selatan, Dong=timur dan Seo=barat.

Namdaemun adalah bangunan yang tertua di Kota Seoul dibangun pada tahun 1395, tapi itu dulu sebelum kebakaran yang menghabiskan struktur bangunan dua tingat dari kayunya itu tahun 2008. Sebagai landmark kota Seoul belum kaffah rasanya kalau di Korea belum berkunjung ke Namdaemun maupun Dongdaemun, yang dua-duanya berdekatan dengan dua pasar tertua dan terbesar di Seoul, nampaknya memang dari dulu gerbang ini sudah menjadi pusat keramaian.

Namdaemun


Dongdaemun


Untuk menuju ke Dongdaemun mudahnya lewat Subway line 4 turun di Dongdaemun station keluar lewt pintu 4 atau 8 juga bisa dan untuk menuju ke Namdaemun naik Subway line 1 atau line 4 turun si Seoul Station keluar lewat pintu 4. Beberapa kali ke Namdaemun Market selalu lewat Namdaemun ini dan ternyata banyak sekali turis asal Jepang yang mampir ke sinih, sayang tidak menemukan Miyabi di antara mereka.....


Kinichiwa ....

Minggu, 29 September 2013

Mahal 3



Minuman favorit sayah salah satunya adalah Klamudsu alias kelapa muda plus susu. Dan sayangnya pohon kelapa tidak tumbuh di sini. Meski begitu di toko-toko Asian Food menyediakan ini, dan lagi-lagi tentu saja asalnya dari Thailand. Entah mengapa Indonesia selalu kalah dalam soal mengeksport buah-buahan/produk tropis ini, kecuali satu yaitu perdagangan manusia yang di bungkus dengan bahasa halus TKI.

Harga satu butir kelapa muda di sini sekitar 5.000 Won atau setara dengan 50ribu Ripis. Cukup mahal memang. Dengan harga yang mahal itu sebenarnya itu merupakan peluang bisnis. Dan sayah sempat terkaget-kaget ternyata harga batok kelapanya lebih mahal dan di jual di supermarket. Harganya 10ribu Won atau 100ribu Ripis itu aja batoknya cuma separo...






Soal Klamudsu di atas sayah pernah kecele ketika memesan menu ini di Warung sini. Jebul yang keluar malah klapa muda kalengan....semprul.





Selasa, 24 September 2013

Mahal 2


Selain buah tropis yang mahal, jenis sayur-sayuran pun termasuk mahal di sini. Terutama yang tidak tumbuh di Korea sinih, semisal kacang panjang ataupun kangkung. Dan celakanya hanya dua sayuran tropis itu saja yang ada di sini.Itu pun mahal, kalo kepengin masak sayur kacang panjang seperti gambar di atas itu, yang hanya 10 batang kacang kacang panjang di sini dihargai 2.500 won atau sama dengan kira-kira 25ribu Ripis. Bandingkan dengan harga 1 ekor ayam yang di sini dihargai cuma 5ribu Won, atau ayam goreng yang bernama Fried Chicken untuk satu ekor ayam cuma 10ribu won. 

Kenapa yah, di hampir semua negara maju itu harga sayurannya bisa lebih mahal dari harga dagingnya? Maka tak heran petani-petani di sini itu sejahtera....

Minggu, 22 September 2013

Angon Bocah


Tidak seperti yang anda pikirkan ....


Lokalisasi : Ansan
Camera : F100S, auto, Cropped





Rabu, 11 September 2013

Tetap Cerah




Apapun cuacanya tetaplah cerah selalu. Meski cuacana hati tidak begitu......










Selasa, 10 September 2013

Konspirasi Kemakmuran

Liat yang lagi heboh tentang mantan calon suaminya Zaskia Gothic, membuat sayah sadar akan satu hal yang membuat sayah gagal paham akan kata-kata yang konon intelek itu. Dulu sayah sekolah kemana aja yah? sampai terlewat pelajaran Bahasa Indonesia yang begitu penting ini. Padahal perasaan tidak pernah bolos, satu-satunya hal yang mungkin adalah sayah ketiduran waktu ada pelajaran tentang konspirasi kemakmuran, labil ekonomi, kontroversi hati, kudeta keinginan ataupun harmonisasi dan statusisasi.


Meski sama-sama gagal paham sayah tetep ngefans sama Mas Toni Blank, salam separatooozzz!

Jumat, 06 September 2013

Mahal


Mahal, begitulah rasanya kalo lagi pengin makan buah-buahan tropis. Bersyukurlah kita yang hidup di daerah tropis sebab begitu banyak ragam buah-buahan yang ada. Tidak seperti negeri empat musim ini yang hanya beberapa jenis saja yang bisa hidup. Kepengin makan pisang saja yang ada di sini cuma pisang jenis cavendish yang tentu saja tidak seenak pisang ambon dan tidak bisa di goreng seenak pisang kepok misalnya. 

Satu buah mangga di sini dihargai 5 ribu Won itu setara dengan 50 ribu ripis kurs sekarang., dan sayah pilih tidak, mending sekalian beli durian yang harganya 20 ribu won sak gluntung. Mahal sekalian tak mengapa asal puas.

Satu hal yang menarik dalam buah pertropisan ini, hampir semua buah yang ada baik yang buah segar maupun olahan kaleng kebanyakan datang dari Thailand maupun Philipina. Lalu dimanakah Indonesia negeri yang luasnya berkali lipat dari kedua negara tersebut? Sapi tenan nek mikir iki...

Sabtu, 31 Agustus 2013

Merdeka ituh..


Bagi kami kaum buruh migra(i)n, rasa merdeka tatakala nilai Ripis melemah atas dollar. Terdengar nggak nasionalis memang, tapi peduli amat toh kami kaum buruh migra(i)n penyumbang devisa terbesar kedua setelah migas. Dan apa balasan pemerintah untuk kami, lihat saja berita nasib perlindungan kami di negara penempatan. Pemerintah hanya pintar menempatkan tapi tidak untuk perlindungan. Mungkin suatu saat akan sayah tulis panjang lebar.

Kali ini sayah hanya ingin menikmati kemerdekaan meski terlambat, mengutip Budiarto Sambazy "kemerdekaan itu tatkala Soekarno-Hatta berbaris rapi di dompet kita, tapi kalo masih Kapiten Pattimura yang berbaris, masih perjuangan namanya".

Sabtu, 03 Agustus 2013

Lebar-an

Istilah lebaran mungkin hanya di temukan di Indonesya khususnya di Pulau Jawa tapi sekarang kata ini sepertinya sudah di nasionalisasi. Satu kata yang seringkali menghilangkan fokus dalam beribadah puasa. Puasa yang seharusnya melatih untuk mengosongkan keinginan jasmani atau yang disebut nafsu, malah cenderung terfokus untuk memenuhi hal-hal keduniawian dalam berlebaran.

Lebaran yang berasal dari kata "leubar" yang berarti telah usai, yang dimaksudkan adalah telah selesainya puasa ramadhan. Biasanya dalam lebaran ini ada ketupat atu kupat dalam bahasa jawa sebagai hidangannya. Ternyata tradisi kupat ini ada filosofinya, kupat berarti "laku sing papat" atau perilaku yang empat. Di sini lebaran bisa dimaknai dengan empat perilaku, yang pertama tentu saja lebaran puasa itu , atau selesainya puasa, yang kedua adalah leburan yang berarti meleburnya semua dosa, yang ketiga luberan yang berarti lubernya pahala, dan yang terakhir adalah laburan yang berarti memutihkan, dan tentunya artinya adalah memutihkan hati.

Kalau ditelusuri lebih dalam lagi laku yang empat itu ternyata adalah nafsu kita yang empat, amarah, luwammah, sufiyah dan mutmainah. Bila puasa kita berhasil memerangi nafsu kita maka hati kita menjadi putih bersih yang digambarkan sebagai beras dalam kupat yang dibungkus oleh janur. Janur disini diartikan sebagai "jatining nur"  atau cahaya diri yang sejati. Cahaya diri yang sejati inilah yang akan membungkus diri kita apabila kita sudah mampu mengendalikan hawa nafsu kita. Dan itulah yang disebut aidil fitri atau kembali suci.

Dan itu selaras dengan makna lailatul qadr, atau malam kemuliaan. malam di sini bisa diartikan kegelapan hati manusia yang masih di kuasai hawa nafsunya, yang kemudian berubah menjadi kemuliaan sebab telah mampu membebaskan belenggu hawa nafsu. Jadi lailatul qadr adalah cerita perjalanan ruhani dari kegelapan hati manusia menjadi kemuliaan hati. Dan itu hanya bisa dicapai apabila manusia dapat menguasai hawa nafsunya dalam hal ini dilatih melalui puasa. Oleh sebab itu lah lailatul qadr seharusnya bisa ditemukan di sepertiga terakhhir bulan puasa di masa-masa kahir puasa ramadhan dimana seharusnya kita sudah bisa menguasai hawa nafsu kita. Dan kenapa harus di tanggal yang ganjil? sebab diri kita lah yang harus menggenapinya, dengan kata lain kitalah yang aktif mempraktekan dalam menguasai hawa nafsu itu serta berqiyamul lail. Sebagaimana dengan do'a-do'a yang kita panjatkan selalu dalam hitungan ganjil, karena sebenarnya diri kitalah yang menggenapinya dengan usaha untuk mewujudkan do'a tersebut.

Selamat mudik dan aidil fitri untuk yang merayakan........

Jumat, 02 Agustus 2013

Iseng Jepret

Jurnal kemarin tentang ngapak ada yang komplen kalo gambarnya gak nyambung, tapi ada yang bilang juga bagus. Owkeh fain, sayah memang suka praktis-praktis aja darpada repot nyari gambar di gugel mending ngaplot koleksi sendiri. Meski gak nyambung ya biarin, kan lebih baik nggak nyambung daripada nggak ngambung. Sayah memang suka iseng jeprat-jepret, apapun itu, baik yang menarik maupun tidak. Tujuannya tentu saja nggak lebih untuk bahan nge-blog. Biasanya kalo lagi liat-liat koleksi poto suka ada ide untuk nulis. 
Salah satu contonya gini, sayah suka iseng njepret apapun waktu nunggu bis di halte dekat pabrik panci, daripada bengong. Terpujilah wahai tukang membuat hape yang ada kameranya. Ada satu titik yang sayah poto secara gak sengaja beberapa kali, dan itu gak terasa beda musim juga. 


Photo pertama ini diambil minggu pertama Januari 2013 sekira jam 9.30 pagi, matahari belum tinggi masih seperti matahari jam 6.30 , lagi puncaknya musim dingin suhu -15-an. 


Photo kedua ini diambil di minggu pertama bulan Maret 2013, awal musim semi suhu masih minus tapi siangnya udah mulai hangat sekira 2 derajat. Belum ada tanda-tanda daun yang muncul.


minggu terakhir bulan April 2013, sudah mulai ada tanda-tanda kehidupan, sebab cuaca mulai hangat. Rumput tetangga udah mulai menghijau.


Minggu pertama bulan Mei 2013

Minggu kedua bulan Mei 2013



Minggu ketiga bulan Mei 2013


Minggu keempat bulan Mei 2013. Lihatlah gerak tumbuh pepohonan terjadi pesat di bulan Mei. Lihat saja perkembangannya minggu per minggu di bulan ini. Sayah beruntung merekamnya tiap minggu.


Minggu terakhir bulan Juni 2013. Satu bulan setelahnya sayah baru sempat menjepret lagi, ternyata sudah gondrong daunya. Rumah di sebrang sana sudah nggak terlihat lagi.


Minggu kedua bulan Juli 2013. Photo terakhir yang diambil saat sudah memasuki musim panas. Nanti memasuki musim gugur di bulan september dedaunan itu satu persatu akan rontok dan tonggal batangya yang tersisa.

Demikian laporan iseng sayah. Terima kasih.


Toliet Training

Dapat kabar dari rumah kalo si kembar udah mulai jarang ngompol bahkan boleh dikatakan nggak pernah lagi. Untuk si Kembar ini memang agak terlambat untuk toilet trainingnya. Dilatih memakai pampers sejak bayi memang membuat anak jadi merasakan nyaman-nyaman saja ketika pipis di celana, baik dengan ataupun tanpa pampers. Rasa jijik ataupun risih ketika pipis ataupun BAB menjadi hilang sebab sudah terbiasa memakai pampers semenjak bayi. Dulu kakak-kakaknya mulai umur 8 bulan sudah mulai dilatih Tolitet Training atau basa Jawanya ditatur, umur setahun biasanya udah gak pernah ngompol lagi. Kalo siang udah mulai ngomong mau pipis atau langsung ngacir meski nggak selalu ke kamar mandi., yang penting di luar rumah aja. 



Kuncinya sebenarnya telaten dan tentu saja jangan males meski dimalam hari sekalipun. Dulu kakak-kakak si Kembar ini setiap malem selalu di latih pipis di kamar mandi. Jadi saat tidurnya mulai nggak nyenyak, udah mulai merengek biasanya ini kode untuk orang tua kalo si anak sebenarnya pengin pipis. Biasanya langsung tak tawarin "pipis dulu yaa.." gak usah nunggu jawaban iya, langsung aja angkat bawa ke kamar mandi. Awal-awal memang nangis, tapi tetep aja angkat bawa ke kamar mandi meski pipisnya sambil nangis. Nanti setelah biasa, ditawarin pipis biasanya nganggu aja, udah gak pake nangis. Dan setahun udah lepas sama sekali dengan pampers, akan ngamuk kalo dipaksa make. Jadi susah juga malah kalo pas bepergian jauh, kalo mau pipis bingung nunggu kendaraanya berhenti dulu.



Untuk kasus si kembar ini sebab sayah nggak di rumah dan ibunya terlalu repot ngurus anak dua jadi solusi mudahnya tetep pake pampers. Jadi toilet trainingnya nunggu gak repot-repot banget, setelah bisa jalan baru mulai toilet training. Memang sih sejak mulai belajar bicara kalo mau pipis ato BAB udah ngasih kode lewat omongan meski belum bisa membedakan mana pipis mana BAB, tetep aja ngomongnya "e'e". Dan ngomong e'e-nya pun sesudah ngompol dulu di celana. Melatih kembar ternyata ada enaknya juga, jadi setelah salah satunya bisa pipis nggak di celana yang satunya pun ikut-ikutan, meniru saja. Cukup melatih yang satu, yang satunya lagi pasti ngikutin. Sebab dari bayi mereke cenderung kompakan, sakit satu sakit semua, pipis satu pipis semua, e'e satu e'e semua, pokoknya kompaklah.

Oh ya satu lagi, ternyata untuk menandai anak mau pipis atau enggak itu lebih mudah menandai anak laki-laki, kalo bijinya mengkeret sudah dipastikan itu lagi kebelet. Dan itu tidak ditemukan pada anak perempuan.


Rabu, 31 Juli 2013

Nulis ngapak

Lama nggak nulis dalam bahasa ibu, bahasa yang pertama di kenal sejak kecil yaitu bahasa Banyumasan atau yang lebih di kenal dengan bahasa ngapak. Dulu pertama ngeblog sayah konsisten sekali menulis dengan bahasa ngapak ini. Blog pertama pun sengaja di niatin untuk terus menulis dalam bahasa Jawa Banyumasan. Tapi apa daya ngeblog dengan bahasa lain godaanya lebih dahsyat, jadilah bahasa Endonesyah jadi blog ke dua. Alasanya sepele bertutur dengan bahasa Endonesyah ternyata lebih mudah dibandingan dengan bahasa Jawa. 




Padahal sebenarnya kosakata dalam bahasa Jawa lebih lengkap dibandingkan dengan Bahasa Endonesyah Contohnya saja kata Tendang dalam bahasa Etendang/dupak yang maknanya umum ada juga kata lain yang lebih spesifik artinya, misalnya gajul, sadhuk, jejek, ditungkak. Dan masih banyak lainnya tapi tetep saja lebih enak dengan bahasa Endonesyah, yang mungkin sejak mulai sekolah dulu sudah diajari dengan menulis dengan bahasa ini. 

Dan kemaren sayah mencoba untuk menulis kembali dalam bahasa Jawa ngapak banyumasan (di sinih), yang ternyata setelah saya lihat posting terakhir sayah itu bulan November 2010. Hah?? ternyata udah hampir 3 tahun sodara-sodara. Dan itu membuktika kalo sayah masih konsisten dengan ketidak konsistenan sayah...

Oh ya bicara ngeblog kayaknya ada satu bahasa yang susah di tuangkan dalam blog.......bahasa isyarat.


eh satu lagi, katanya kalo ada orang mengucapkan salam tidak di jawab hukumnya dosa..
"Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh"

Senin, 29 Juli 2013

Puas-a

Banyak temen yang bertanya gimana puasa di Korea? Ada juga yang  gak sekedar nanya tapi menyuruh menulis di blog bagaimana suasana puasa di sini. Bagi sayah sendiri sama saja puasa di sini maupun di rumah. Bedanya karena di sini kebetulan puasanya jatuhnya bersamaan dengan datangnya musim panas jadi agak sedikit lebih lama kurang lebih 16 jam, imsak sekitar jam 4 dan magrib sekitar jam 8 malam. Masih mendingan juga sih daripada yang di kutub utara sana yang siang hari dan malam harinya bergiliran 6 bulan sekali.

Bulan puasa yang katanya bulan  pesta ibadah karena begitu mudahnya meraih pahala. Yang konon tidur saja bisa dikategorikan ibadah, satu hal yang kurang pas menurut sayah sebab dalam al qur'an saja  (ya ayyuhal muzzamil, ya ayyuhal mudatsir, Q.S. Al Muddatstsir, 1-2)  yang sedang tidur saja di suruh bangun untuk beribadah ini malah yang sudah bangun di suruh tidur, satu logika yang menurut saya nggak pas. Tapi beberapa tahun belakangan ini malah sayah tidak ikut latah untuk ikut-ikutan sekedar meraih pahala. Tapi ingin memahami hakekat dan tujuan puasa sebenarnya, kalo cuma menahan makan dan minum saja tampaknya mudah sebab anak saya pun mampu melakukanya. Selama ini yang saya rasakan puasa hanya sekedar menunda makan saja, tetapi nafsu makanya malah semakin nambah. Terbukti pengeluaran untuk belanja di bulan puasa malah meningkat tajam. Apa aja pengin dibeli, sedari siang sudah ingin ini-itu untuk berbuka. Apakah akan selalu begitu? sebab seharusnya justru harus berkurang karena makan sehari cuma dua kali. Jadi puasa di sini bisa diartikan sebagai puas-puasin rasa saja..



Puasa yang berasal dari kata Shaum yang berarti menahan (diri), satu akar dengan kata Soim yang berarti diam -kalo dalam bahasa jawa lerem, yang bearti harus bisa ngleremake nafsu-nafsu yang ada dalam diri. Jadi bukan hanya menahan makan dan minum plus berhubungan suami-istri saja -yang biasa disebut nafsu paling dasar atau hewani,  tapi harus juga mengendalikan nafsu yang empat. Tapi kenapa yang banyak di tekankan hanya menahan makan dan minum? Ya karena itu yang paling kasat mata dan juga dalam kondisi lapar biasanya kita menjadi sensitif sehingga diharapkan dalam kondisi kenyangpun bisa mengendalikan nafsunya. Sehingga nantinya bisa menemukan "diri sejatinya" yaitu diri yang terbebas dari nafsu-nafsu yang menhijab diri ini untuk bertemu dengan Tuhan.

Salah satu tujuan Agama di turunkan adalah sebagai media pembelajaran bagi kita untuk bisa memahami hubungan dengan diri sendiri maupun hubungan dengan orang lain. Dan puasa adalah salah satu  sarana untuk itu, yaitu untuk memahami diri sendiri dengan pengendalian nafsunya sebab musuh yang di hadapi sebenarnya adalah diri kita sendiri. Selain itu juga sebagai media untuk memahami orang lain, dengan puasa kita diingatkan bahwa disekitar kita masih ada orang yang kelaparan.

Satu hal yang  kadang tanpa sadar adalah orang yang berpuasa tanpa tahu malu untuk minta dihormati walaupun dalam hati saja, ketika ada orang makan didepanya. sedangkan meraka sendiri tidak menghormati orang yang tidak puasa. Bayangkan sejak subuh hingga subuh lagi terdengar hingar-bingar dari speaker mesjid, terbangun di tengah malam sebab dikagetkan dengan suara yang keras dari speaker mesjid.  Dari sini saja puasa sudah gagal sebagai media pembelajaran dalam memahami  hubungan dengan orang lain.  Ujian mereka mungkin lebih berat tapi walapun begitu mereka mencoba memahami keadaan yang terjadi di sekitar mereka, mencoba mengendalikan diri dan bahkan berusaha menghormati mereka yang berpuasa....

Owkeylah..... di bulan puasa ini sayah hanya rindu suasana makan bersama di rumah, sebab hanya di bulan inilah kebiasan makan bersama hampir dipastikan berlangsung setiap hari. 

Minggu, 28 Juli 2013

Seoul Dongmyo Shrine (서울동묘)

Niat jalan ke Dongmyo sebenernya bukan ke Kuil Dongmyo, tapi info dari beberapa temen kalo di Dongmyo itu ada pasar barang-barang bekas. Hampir semua barang rumah tangga dari perabot sampai pakaian bekas ada, yang gak di jual cuma istri bekas kayanya....he.
Waktu itu sayah jalan ke Dongmyo sendirian saja dengan subway line 1 ternyata Dongmyo hanya satu station arah ke timur dari Pasar Dongdaemun yang terkenal itu. Waktu itu sayah hanya feeling saja keluar lewat gate 4 yang ternyata tebakan sayah benar adanya. Asal tau saja kalo salah pintu keluar bisa memutar jauh sekali, kalo sayah lebih memilih masuk lagi ke dalam tanah lalu mencari lagi pintu keluar yang tepat. Meski harus susah payah meniti tangga sedalam 40 m di dalam tanah, yang kalo beruntung sebagian sudah memakai escalator.

Pasar Dongmyo
Ketika jalan-jalan keliling pasar itulah secara tak sengaja sayah melihat komplek Kuil Dongmyo ini. Waktu masuk sayah sempat ragu-ragu sebab di pintu masuknya tidak ada sama sekali penjaganya. Jadi orang bebas saja keluar masuk komplek itu, tapi memang CCTV terlihat di mana-mana.


Kuil Dongmyo ini dibangun sekitar tahun 1599, sebagai penghargaan untuk salah salah satu Komandan Militer China yang bernama Guan Yu. Dinasti Ming yang waktu itu berkuasa merasa perlu melindungi Kerajaan Jeoseon Korea sebagai sekutunya dari serbuan bangsa Jepang yang dipimpin Jenderal Hideyoshi. Konon pada mas aitu sebenarnya ada tiga kuil yang dibangun satu di utara, satu di barat dan satunya lagi di timur kota yaitu Dongmyo ini. Dan kuli Dongmyo ini  satu-satunya yang masih tersisa. selanjutnya biarlah gambar yang berbicara....

Bangunan Utama

Gerbang Dalam

seperti bangunan Penjara

Mendokumentasi lukisan dinding dengan menyalin lukisan
Oh ya, apabila anda ke Seoul jangan lupa untuk mengunjungi Distrik Dongdaemun-gu, sebab dengan jalan kaki saja kita bisa menemukan berbagai peninggalan kuno kerajaan Jeoseon termasuk Kuil Donmyo ini selain Dongdaemun tentu saja. Gratis deh, sayah tunggu di perempatan Seoul yah...



Kamis, 25 Juli 2013

Pedalaman


Dari beberapa model kancut baru kali ini sayah menemukan model yang aneh. Satu model kancut dengan tambahan resleting? Kalo memang di kasih saku tapi untuk apa coba?  Naruh tangan? Satu-satunya yang masuk akal mungkin ini kancut superman yang biasa di pake di luar ituh, jadi perlu tambahan saku kan?

Satu lagi, sayah suka heran dengan orang-orang yang membeli perkancutan ituh. Kok ya mau beli padahal ya gak ada isinya ituh. Coba banyangkan saja membeli sesuatu tapi cuma dapet bungkusnya saja tanpa ada isinya sama sekali......ckckckckck.